Site Loader
asuransi dana pensiun

Pastinya, anda sudah sangat paham dengan asuransi dana pensiun. Ya, keduanya sebenarnya memiliki tujuan yang sama yakni memberikan perlindungan finansial. Lalu, perlindungan finansial seperti apakah itu? Untuk mengetahuinya, kita simak jenis asuransi dan dana pensiun juga bagaimana cara pemberian perlindungannya.

Macam-macam asuransi

Berdasarkan penyelenggara asuransi

  • Public Insurance (Asuransi Umum)
  • Private Insurance (Asuransi Swasta) 

Berdasarkan obyek asuransi

  • Life Insurance (Asuransi Jiwa)
  • General Insurance (Asuransi Umum)

Well, dibawah ini adalah penjelasan detailnya:

Asuransi jiwa

Jenis asuransi yang satu ini berbeda dengan asuransi yang lainnya yang mana subjek asuransinya yakni kehidupan manusia. Sebuah perusahaan asuransi umumnya memberikan dana asuransi tetap ketika periode tertentu telah berakhir ataupun saat kematian. 

Saat ini, ruang lingkup yang cukup besar telah dinikmati asuransi ini karena sesungguhnya kehidupan merupakan aset paling berharga bagi setiap individu. Tunian asuransi ini yakni melindungi keluarga ketika terjadi kematian dini. Perlindungan tersebut tentunya berupa dana asuransi. Juga, memberikan dana dengan jumlah cukup di hari tua saat berkurangnya kapasitas penghasilan.

Terdapat beberapa jenis dari asuransi jiwa, yakni:

  • Asuransi Berjangka 

Yakni menawarkan perlindungan selama periode polis dan hanya membayar ketika tertanggung meninggal dunia. 

  • Asuransi Seumur Hidup 

Memberikan perlindungan kepada tertanggung seumur hidup. Saat kematian tertanggung, asuransi ini memberikan sejumlah dana sebagai ganti rugi.

  • Perencanaan Anak

Finansial anak adalah tanggung jawab asuransi ini yang mana harus memastikan keamanannya. Artinya, sang anak akan mendapatkan sejumlah ganti rugi ketika tertanggung meninggal.

  • Paket Pensiun

Yakni memberikan bantuan kepada tertanggung dalam pengumpulan dana pensiun. Dana pensiun reguler bisa didapatkan setelah tertanggung pensiun. Uang pertanggungan dapat diklaim keluarga saat tertanggung meninggal. 

Asuransi umum

Jenis asuransi ini merupakan sebuah kontrak yang mana perusahaan mengkompensasi finansial atau keuangan karena terjadinya kerugian tertentu selain kematian. 

Asuransi umum ini memberikan perlindungan finansial atas segala aset penting (selain kematian) tertanggung seperti perawatan medis, kerugian karena kebakaran, pencurian, hingga masalah keuangan. 

Asuransi umum memiliki beberapa jenis, antara lain:

  • Asuransi Kesehatan

Semua biaya perawatan medis ditanggung dalam asuransi kesehatan yang meliputi: kecelakaan, resep obat, rawat inap, tagihan medis, check up, biaya kelahiran, juga pengobatan penyakit serius.

  • Asuransi Properti

Asuransi ini memiliki beberapa kebijakan yang harus ditanggung, yakni:

Kerugian atau kerusakan properti perusahaan pribadi ataupun milik orang lain yang mana berada di lokasi, kerusakan properti ketika terjadi kecelakaan, bahaya laut, dan kebakaran.

  • Asuransi Rumah 

Jenis asuransi ini melindungi tertanggung yang bersangkutan atas kerusakan rumah baik itu dikarenakan bencana alam ataupun ancaman lain seperti pencurian, kebakaran, dan sebagainya.

  • Asuransi Kebakaran

Yakni memberikan ganti rugi saat properti tertanggung mengalami kebakaran, contohnya perbaikan, rekonstruksi, dan sebagainya. 

  • Asuransi Sosial 

Yakni menyediakan perlindungan kepada masyarakat lemah yang mana belum bisa membayar premi dari sebuah asuransi yang lebih baik atau memadai.

  • Asuransi otomotif 

Yakni ditujukan untuk melindungi kendaraan bermotor secara finansial akibat kecelakaan, kehilangan, kerusakan, dan lainnya. 

  • Asuransi perjalanan 

Yakni mengkompensasi tertanggung  selama perjalanan baik dalam dan luar negeri atas terjadinya darurat medis ataupun non medis.

Dana Pensiun

Macam dana pensiun

Undang-undang nomor 11 thn 1992 menyebutkan bahwa dana pensiun memiliki  2 jenis, antara lain:

  • DPPK (dana pensiun pemberi kerja). Sebuah perusahaan membentuk dan mengelola dana ini untuk menyediakan sebuah program yakni dana pensiun untuk semua pekerjanya. 
  • DPLK ( dana pensiun lembaga keuangan). Yang mendirikannya adalah bank ataupun sebuah perusahaan asuransi yang mana berlaku untuk semua masyarakat entah itu pekerja mandiri ataupun karyawan. 

Ketentuan penerimaan dana pensiun

Pada dasarnya, tujuan pemberian dana pensiun ini yakni untuk menjamin pendapatan bulanan karyawan beserta keluarga seumur hidup. Namun, untuk menerimanya, ada beberapa ketentuan yang mana harus mereka penuhi, yakni:

  • Pensiun masa tua, diberikan kepada pekerja yang sedang pensiun hingga dia meninggal dunia.
  • Pensiun anak, diberikan kepada anak pekerja bersangkutan yang mana si anak tersebut adalah ahli warisnya. Dana ini diterima hingga si anak berumur 23 tahun, telah mendaoatkan oekerjaan, ataupun telah menikah.
  • Pensiun duda atau janda, diberikan kepada istri (janda) atau suami (duda) pekerja yang bersangkutan yang mana mereka merupakan ahli warisnya. Dana ini bisa mereka terima hingga mereka tutup usia ataupun sampai mereka menikah lagi.
  • Pensiun cacat, diberikan kepada seorang pekerja yang mengalami sakit atau kecelakaan hingga tutup usia
  • Pensiun orangntua, diberikan kepada orang tua pekerja bersangkutan yang menjadi ahli warisnya. Pemberian dana ini terdapat batas waktunya yang mana telah ditetapkan UU. 

Disamping itu, penerimaan dana pensiun ini berlaku ketika:

  • Setelah masa iuran terpenuhi yakni minimal selama 15 tahun
  • Apabila di masa pemenuhan atau pembayaran iuran, seorang pekerja pensiunan tersebut tutup usia, dana pensiun tetap bisa diberikan kepada ahli waris

Kekurangan program dana pensiun

Program ini tidak hanya memiliki kelebihan dan juga manfaat sebagaimana yang dipaparkan sebelumnya. Tentunya, ada beberapa kelemahan yang dimiliki program ini, yakni:

  • Perusahaan akan mengeluarkan biaya yang begitu banyak bahkan resiko kurangnya dana pekerja pensiunan harus ditanggung.
  • Dalam dana pensiun, pengelolaan administrasinya tidaklah mudah
  • Ada beragam kasus yang tidak dapat dengan mudah disesuaikan berdasarkan segala ketentuannya.
  • Banyak sekali pebisnis ataupun perusahaan yang mengabaikan program baik ini untuk seluruh pekerjanya. Sedangkan, pemerintah tidak bisa dengan mudahnya memastikan bahwa program ini sudah dijalankan oleh setiap badan usaha.

Itulah penjelasan singkat mengenai asuransi dan dana pensiun.

admin

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *